8/24/2012
Burke dan Wills
Selama bertahun-tahun setelah orang-orang Eropa menetap di pesisir Australia, tidak seorang pun mengetahui apa yang ada di tengah-tengah benua yang luas ini.
Pada tahun 1850, Robert Burke, seorang penjelajah Irlandia dan William Wills, seorang peneliti, berencana untuk menyebrangi benua besar ini dari utara ke selatan dan kembali lagi. Pada bulan Agustus, Burke meninggalkan Melbourne dengan ekspedisi besar yang benar-benar lengkap untuk perjalanan panjang. Burke membawa 25 unta dari India. Dia juga membeli banyak bahan makanan dan obat-obatan di samping peratalan ilmiah untuk memetakan dan mengukur kedalaman serta mengumpulkan jenis-jenis tumbuhan.
Semua berjalan lancar hingga rombonga mencapai Menindee. Di sini sebagian mereka bertengkar dengan Burke dan pulang. Burke dan Wills maju ke anak sungai Cooper. Burke menjadi tidak sabar menunggu pasukan dan pada 16 Desember dia memutuskan maju ke utara tanpa pasukan. Dia pergi bersama Wills, Charles Gray dan John King. Dia meninggalkan William Brahe di anak sungai Cooper untuk menunggu pasokan.
Burke memerlukan delapan minggu dalam perjalanan yang sulit untuk mencapai pesisir utara dan sepuluh minggu untuk kembali ke anak sungai Cooper. Akan tetapi kemahnya diterjang badai. Brahe terpaksa kembali ke Melbourne. Dia berangkat hanya beberapa jam sebelum Burke dan Wills tiba.
Tiga bulan sebelumnya, rombongan penyelamat kembali. Hanya King yang masih hidup. Dia ditemani oleh suku Aborigin, yang memberinya tempat berteduh dan makanan sebagai imbalan pekerjaannya menembak burung bagi mereka. Jasad Burke dan Wills dibawa pulang ke Melbourne dan dikuburkan di pemakaman yang indah. Meskipun mereka telah meninggal, catatan dan pemetaannya terbukti sangat berharga bagi para penjelajah selanjutnya =)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar